![]() |
| Situasi ASN saat melakukan protes keras karena kecewa terhadap keputusan Pemkab Mimika |
Mimika — Pengukuhan, pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pimpinan tinggi pratama, administrator, pengawas, serta jabatan fungsional di Pemerintahan Kabupaten Mimika yang digelar di Gedung Eme Neme Yauware, Timika, Rabu (11/03/2026), sempat diwarnai aksi protes dan keributan.
Aksi protes dilakukan sejumlah ASN dengan mempertanyakan keputusan Bupati Mimika yang tidak melakukan pelantikan pejabat lainnya yang telah lulus seleksi.
Aparat keamanan yang disiagakan langsung menenangkan situasi dan acara pelantikan tetap berlangsung hingga selesai.
Bupati Mimika Johannes Rettob dalam sambutannya menegaskan bahwa proses penempatan dan pengalihan jabatan telah berjalan sesuai mekanisme hingga pelantikan pada hari ini dan bukan karena faktor kedekatan emosional.
Pemerintah, kata Johannes Rettob, telah melakukan seleksi administrasi, evaluasi kinerja, penyesuaian jabatan dan uji kopetensi para pejabat sebelum pengukuhan dan pelantikan.
Menurutnya, terdapat lebih dari seratus pejabat eselon III yang mengikuti proses evaluasi, baik dari golongan IIIA maupun IIIB. Dan sekitar 700 pejabat eselon IV yang masuk proses penilaian.
John menekankan bahwa pemerintah daerah akan melakukan pelantikan sesuai prosedur dan aturan, dan proses penataan jabatan akan terus berjalan sesuai aturan dan kebutuhan Pemda Mimika. Bill
WhatsApp +6282122323345Email admin@yapekopa.org
