![]() |
| Aksi demo karyawan Moker Freeport tahun 2017 silam |
Jayapura, – Dinas Tenaga Kerja Provinsi Papua menyatakan siap menerima kunjungan kerja Panitia Khusus Mogok Kerja DPRK Mimika pada Jumat 8/5/2026 pukul 10.00 WIT di Kantor Disnaker Papua, Jayapura.
Kepastian itu disampaikan Anggota Pansus Moker DPRK Mimika, Aser Gobai, setelah berkoordinasi dengan Disnaker Papua, Jumat, 8/5/2026 siang.
“Kepala Dinas siap menerima kunjungan kerja Pansus Moker sesuai surat pemberitahuan yang sudah kami sampaikan,” kata Aser saat ditemui di depan hotel tempat Pansus Moker bermalam.
Dijelaskan Aser, kunjungan kerja tersebut merupakan tindak lanjut penanganan mogok kerja karyawan PT Freeport Indonesia, privatisasi, dan kontraktor.
"Berdasarkan surat DPRK Mimika Nomor 400.14.6/103/DPRK tertanggal 5 Mei 2026, Pansus meminta klarifikasi terkait Nota 1 Nomor 560/1455/2019 dan Surat Gubernur Papua Nomor 540/14807/SET," katanya.
Ketua Pansus Moker, Derek Tenouye, yang bersama-sama pun menyebut koordinasi dengan Disnaker Papua penting sebagai bahan pengawasan dewan.
“Kami bermaksud memperoleh penjelasan lebih lanjut terkait substansi Nota Pemeriksaan dan surat Gubernur,” sambung Derek.
Rombongan Pansus Moker DPRK Mimika berjumlah sekitar 15 orang.
Agenda dijadwalkan berlangsung Jumat 8/5/2026 mulai 10.00 WIT hingga selesai di Kantor Disnaker Provinsi Papua.
Pansus DPRK Mimika dibentuk khusus menangani persoalan mogok kerja karyawan PTFI yang berlarut.
Hasil kunjungan ke Disnaker Papua akan menjadi rujukan DPRK Mimika dalam menjalankan fungsi pengawasan. Mrn

Beliau satu ini mulai muncul lagi di permukaan ketika berita mulai mengabarkan pemberitaan moker. Selama anda duduk di pemerintahan bapak kemana saja selama ini. Setelah munculnya pawang hujan satu ini. Sy pastikan rencana penyelesaian TDK akan tercapai.
BalasHapusTidak ada alasan untuk disnaker timika diam juga bupati timika karena selama kerja gaji kami dipotong untuk pemda timika segera dan harus memanggi pt freeoort dan selesaikan
BalasHapus